Petuah

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ "Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ Al Mujadalah ayat 11: Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat

Sunday, November 23, 2025

Harmoni Kecil dalam Studio Tempo Dulu


 Foto ini seperti membuka jendela ke masa lampau—masa ketika potret keluarga menjadi momen istimewa yang dirayakan dengan pakaian terbaik dan senyuman yang rapi. Latar bergambar taman dengan ornamen lingkaran besar memberi sentuhan klasik yang begitu khas studio foto zaman dulu.

Di sisi kiri, Bapak M. Moekmin Moelyodihardjo berdiri tegap dengan setelan jas cerah. Posturnya memancarkan wibawa dan kelembutan seorang ayah yang menjaga sekaligus membimbing keluarganya. Kehadirannya menjadi penopang utama dalam komposisi foto, seolah-olah beliau adalah tiang yang menyatukan semua anggota keluarga di sekitarnya.

Di samping beliau, berderet anak-anak perempuan yang tampak rapi, manis, dan penuh kepolosan masa kecil:

👧✨ Dari kiri ke kanan:

  • Endrawati, dengan gaun sederhana, tampak manis sambil memegang salah satu ornamen hias.

  • Yayuk Ratna Rahayu, rapi dengan potongan rambut pendek yang menggemaskan.

  • Retnoasih, anak paling muda yang duduk di depan, tampak mungil dan penuh kepolosan.

  • Yulia, duduk sambil memeluk buket bunga, menjadi pusat kecil yang menceriakan suasana.

  • Nanik Hariani, dengan gaun bermotif bunga, berdiri anggun meski masih sangat kecil.

  • Kusmandari, sang kakak yang tampak paling dewasa di antara mereka, berdiri di ujung kanan dengan tatapan lembut dan kehangatan khas seorang penjaga adik-adiknya.

Di depan mereka, sebuah papan bertuliskan "SELAMAT HARI RAYA 1 Sawal" menandakan bahwa foto ini diambil pada momen hari raya.

🌺 Nuansa Keseluruhan

Setiap detail—gaun kecil yang manis, rambut yang disisir rapi, ornamen studio yang klasik, hingga pose yang teratur—membangun cerita tentang keluarga yang sedang merayakan sesuatu yang berarti.

Foto ini bukan sekadar dokumentasi, melainkan sebuah kenangan yang memeluk waktu.
Ia menyimpan kisah tentang masa ketika hidup masih sangat sederhana, ketika keluarga berkumpul untuk satu potret bersama, yang kelak menjadi harta berharga bagi generasi berikutnya.

No comments:

Post a Comment